OtomotifBan Motor Jenis ini, Ternyata Tidak Cocok Digunakan di Jalan Aspal! Mengapa?

Ban Motor Jenis ini, Ternyata Tidak Cocok Digunakan di Jalan Aspal! Mengapa?

 Unity PitStop : Gaungkan Bikers Cerdas di Bumi Borneo

Ban motor merupakan part penting dalam organ motor. Ban motor tidak hanya menentukan kegarangan motor Anda, namun juga menentukan keselamatan di perjalanan. Untuk itu pengetahuan tentang ban motor perlu diketahui agar tak terjadi kesalahan saat motor mofikasi. Karena jenis motor dan medan jalan yang akan dilalui akan menentukan jenis ban yang digunakan. Tentu Anda tak ingin performa kendaraan Anda terganggu hanya karena salah memilih ban.

Ada beberapa syarat yang bisa digunakan dalam memilih ban untuk motor Anda. Dua diantaranya adalah TWI (Tread Wear Indicator) dan bentuk kembangan atau ulir. TWI adalah indikator keausan kembangan ban atau telapak ban yang diukur dari bagian dasar telapak ban dengan ketebalan berkisar 1-1,5 mm. Sedangkan untuk bentuk kembangan atau ulir ban, ada 3 jenis yang dibedakan berdasarkan kegunaannya. Yaitu:

  1. Pola Rib

Memiliki bentuk sejajar tegak lurus. Cocok digunakan di jalan on road. Seperti aspal perkotaan atau di jalan yang tidak terlalu sulit. Pola rib ini akan membantu Anda untuk menghindari terjadi selip dan menyetabilkan pengendalian motor Anda. Saat digunakan di tikungan, pola ulir jenis ini lebih anteng dan memebantu penegereman karena daya gesek yang kuat. Suara yang dihasilkan ban ini juga lebih lembut, tidak terdengar berisik.

  1. Pola Lug

Memiliki bentuk ulir yang melintang. Biasanya digunakan untuk ban belakang karena memiliki sifat meningkatkan daya dorong. Pola ulir seperti ini dapat membuat Anda terhindar dari bahaya selip karena kekuatan daya cengkramnya. Namun ada kelemahan dari ban ini yakni memiliki suara yang berisik.

  1. Pola Block

Memiliki bentuk segi empat/ block (atau banyak yang menyebunya ban tahu) dengan ukuran yang tebal. Pola ban jenis ini cocok digunakan di jalan off road. Motor jenis tracker selalu memakai ban ini karena memang diciptakan untuk melewati jalan dengan medan ekstrem. Memiliki daya cengkram yang kuat sehingga akan mengurangi terjadi selip dan kerusakan terhadap ban dalam. Ban jenis ini tidak cocok digunakan di jalan yang halus karena akan menimbulkan suara yang berisik, mudah aus serta boros bahan bakar karena tahanannya yang kuat.

 

Categories: Otomotif

Comments

No Comments Yet. Be the first?

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *